Mahasiswa UNG Mengajar Batch 9 Perbaiki Bak Sampah di SMA Negeri 1 Tibawa

Tibawa — Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang tergabung dalam Program UNG Mengajar Batch 9 melaksanakan program kerja perbaikan bak sampah di SMA Negeri 1 Tibawa. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan selama empat bulan di lingkungan sekolah.

Program kerja tersebut dilaksanakan berdasarkan hasil observasi mahasiswa terhadap kondisi bak sampah sekolah yang sebelumnya kurang terawat dan belum memiliki pembagian yang jelas antara tempat pembuangan sampah organik dan anorganik. Kondisi tersebut menyebabkan berbagai jenis sampah masih tercampur sehingga menyulitkan proses pemilahan dan pengelolaannya.

Pelaksanaan program kerja dilakukan melalui dua tahapan. Tahap pertama berupa pembersihan bak sampah dan area di sekitarnya yang dilaksanakan pada 22–29 April 2026. Pada tahap ini, mahasiswa bergotong royong membersihkan sampah yang menumpuk, menyapu area sekitar, serta mempersiapkan permukaan bak sampah agar dapat diperbaiki dan dicat kembali.

Setelah proses pembersihan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan tahap perbaikan, pengecatan, dan pelabelan pada 23 Mei 2026. Bak sampah dicat menggunakan warna yang berbeda berdasarkan jenis sampahnya. Bak sampah organik diberi warna hijau, sedangkan bak sampah anorganik diberi warna merah. Tulisan penanda juga dibuat pada bagian depan bak agar warga sekolah dapat membedakan tempat pembuangan sampah dengan mudah.

Warna hijau digunakan untuk menampung sampah organik yang mudah terurai, seperti sisa makanan, dedaunan, dan bahan-bahan alami lainnya. Sementara itu, warna merah digunakan untuk sampah anorganik yang sulit terurai, seperti plastik, botol, kaleng, dan berbagai kemasan bekas. Pemberian warna dan label tersebut diharapkan dapat membantu siswa, guru, dan warga sekolah lainnya membiasakan diri membuang sampah sesuai kategorinya.

Program perbaikan bak sampah ini tidak hanya berfokus pada pembenahan fisik sarana kebersihan, tetapi juga menjadi bentuk edukasi lingkungan bagi seluruh warga SMA Negeri 1 Tibawa. Melalui program tersebut, mahasiswa UNG Mengajar Batch 9 berupaya menanamkan kesadaran mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari tempat pembuangan. Kebiasaan sederhana ini dapat memudahkan proses pengelolaan sampah sekaligus mengurangi dampak pencemaran lingkungan.

Mahasiswa berharap bak sampah yang telah diperbaiki dapat digunakan dan dirawat secara berkelanjutan oleh seluruh warga sekolah. Partisipasi siswa, guru, dan tenaga kependidikan sangat diperlukan agar kebersihan lingkungan sekolah tetap terjaga serta fasilitas yang telah diperbaiki tidak kembali terbengkalai.

Pelaksanaan program ini menunjukkan bahwa kegiatan UNG Mengajar tidak hanya berorientasi pada pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga mencakup kontribusi nyata dalam menjawab kebutuhan sekolah. Melalui semangat gotong royong, mahasiswa berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih bersih, sehat, nyaman, dan peduli terhadap kelestarian lingkungan.